Sungai Bengkulu Mengalami Kerusakan Paling Parah
September 4, 2007
Kondisi DAS Bengkulu saat ini mengalami kerusakan yang sangat parah, kerusakan hulu dan tidak adanya mekanisme pengelolaan secara terpadu hulu hilir. Sungai Bengkulu saat ini mengalami pencemar oleh limbah tambang batubara dan pabrik karet yang berlokasi di Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Utara.DAS Air Bengkulu kondisinya sudah sangat parah, hal ini juga disebabkan oleh hilangnya kawasan hutan lindung yang diakibatkan oleh banyaknya ladang/kebun baru yang dilakukan oleh masyarakat. Terdapat dua buah Perusahaan Tambang Batu Bara yang aktif dan sudah beroperasi sejak lama. Ekploitasi yang dilakukan oleh perusahaan ini telah mengakibatkan hilangnya kawasan hutan dan juga turunnya kualitas air. Pembuangan limbah pabrik lansung di sungai Bengkulu ini sangat memprihatinkan, masyarakat yang selama ini memanfaatkan air sungai DAS Bengkulu yang disalurkan ke rumah-rumah penduduk oleh PDAM. Tingginya tingkat kekeruhan air membuat mesin yang ada saat ini sudah tidak mampu lagi menyaring air, sehingga PDAM harus sering menguras bak penampungan yang dimiliki, karena Air Sungai Bengkulu dipakai untuk melayani 25 persen kebutuhan air Kota Bengkulu yang meliputi Kecamatan Muara Bangkahulu, Kecamatan Sungai Serut dan sebagian Kecamatan Teluk Segara….–>


